Kamis, 12 September 2019

REVIEW RUMAH BELAJAR

Kali ini saya akan menyampaikan review mengenai Rumah Belajar
Review ini saya ketik dengan menggunakan metode Speech to Text (STT) dengan menggunakan Google Drive. Prosesnya dapat dilihat pada video berikut ini:


Dapat dilihat bahwa hasil hari STT tersebut masih berantakan. Tapi lumayanlah untuk membantu kita mengetik. Selanjutnya tinggal kita rapikan sendiri. Setelah saya rapikan, hasilnya adalah sebagai berikut:

Review Rumah Belajar
Cobalah klik http://rumahbelajar.id/ maka kita akan mendapatkan laman berikut:
Di sini kita akan mendapatkan banyak buku yang dapat kita gunakan sebagai sumber belajar, baik untuk tingkat SD, SMP, maupun SMA/SMK.
Kali ini saya akan mereview dua buah buku yang menurut saya cukup bagus,
Buku yang pertama berjudul “Kuliner Langka Minangkabau”, karangan Gantino Habibi, yang saat ini menjadi kepala sekolah di Kepala Sekolah SD Swasta Al-Azhar (Penyelenggara Pendidikan Inklusi) Kota Bukittinggi.  Buku ini bercerita tentang masakan Minangkabau yang langka dan cara membuatnya. Selama ini masakan Minangkabau yang dikenal oleh masyarakat Indonesia adalah rendang. Sebenarnya masih ada kuliner lain yang tidak kalah enak, akan tetapi kuliner tersebut sudah mulai langka, karena masakan ini hanya dihidangkan ketika ada acara adat. Dan tidak banyak rumah makan yang menyajikan kuliner ini. Masakan langka yang disajikan dalam buku ini adalah Cancang Karini, Pangek Ikan Lapuak, Sambalado Cangkuak, dan Katan Sarikayo.
Dengan menggunakan gaya bercerita, buku ini menjadi menarik dan tidak membosankan untuk dibaca. Dapat menjadi sumber belajar kuliner untuk siswa SMP, dan dapat digunakan untuk mengenalkan alam dan budaya Minangkabau. 

Buku yang kedua adalah “Koki Petualang dari Desa Orke” karangan Setyaningsih, seorang penulis lepas yang tinggal di Boyolali, Jawa Tengah. Ilustrasi dibuat oleh Na’imatur Rofiqoh, yang kini mengajar ekstrakulikuler Menulis dan Bercerita di SD Al-Islam 2 Jamsaren, Surakarta. Judul buku ini membuat penasaran pembaca, karena ada nama desa yang mungkin belum pernah kita dengar. Saya tidak akan menceritakan, agar pembaca semakin penasaran.
Buku ini memuat 6 cerita pendek. Judul “Koki Petualang dari Desa Orke” adalah cerita yang kedua. Buku ini sesuai dikonsumsi oleh siswa SD/MI, karena gaya bercerita yang sederhana dan penuh imajinasi. Buku ini juga dapat menjadi sumber belajar mengenai kuliner dan penanaman karakter, berkat karakter yang diperankan oleh tokoh-tokohnya. Petikan dari cerita ini dapat dilihat pada video berikut:





Tidak ada komentar:

Posting Komentar